sudah lama rasanya saya tidak menorehkan kisah disini. sekedar cuap-cuap sekitar permasalahan hidup yang kalau dipikir-pikir tidak akan ada ujungnya, karena bumi masih berputar dan waktupun masih tetap terus berjalan tanpa mau mengerti dan memberi toleransi pada para insan yang berpijak di muka bumi ini. jika sebelumnya saya hadir dengan sebuah rangkaian kata indah yang kadang mempunyai makna tersembunyi namun tak bermutu. maklumlah masih belajar pasti banyak kekurangannya. sekarang pada postingan kali ini saya hadir dalam rangkaian kisah yang mungkin menarik dan mungkin saja tidak.
ok langsung saja........
jika berbicara masalah perasaan, hati dan cinta itu sangatlah menguras emosi dan pikiran kecuali kita tak mau peduli akan itu semua. dalam masalah percintaan kegagalanpun, kekecewaan dan sakit hatipun kerap menjadi bumbu penyedap dalam jalannya.tak saya pungkiri itupun terjadi dalam kehidupan salah seorang teman yang ingin saya ceritakan disini sebut saja dia Ambar. bahkan yang terakhir ini bagi Ambar sangatlah mengoyak perasaan ya. kenapa begitu???? ya karena dalam usia yang makin bertambah sebuah pemikiran seriuspun pasti ada ya...maka daripada itu kata main-main atau dalam kata hanya sebatas pacaran tanpa adanya kepastian kedepannya itu enggak lagi lah ya baginya,,,,sekarang pemikiran untuk membawa hubungan ke jenjang pernikahan sudah terancang dalam benak. maka daripada itu Ambar dan sebut sajalah dia DS, hahha kayak di berita-berita kriminal saja ya pakek inisial segala, maklumlah diakan terdakwa dalam kasus ini. hubungan itu sudah terancang rapi sedemikian rupa. tertata kemana hubungan itu akan berlabuh, yups benar sekali ke PELAMINAN. tahun depanpun terpilih untuk melangsungkan sebuah acara pertunangan. keluarga Ambar pun sudah siap menerima kedatangan dari keluarganya. Ambar pun mengira semua akan lancar-lancar ja karena keluarganya pun sudah tahu tentang Ambar. namun sebelum lebaran yang direncanakan dia akan ke rumah Ambar menemui kedua orang tuanya tiba ternyata dia tiba-tiba membatalkan semuanya.
tanpa satu alasan yang jelas semuanya hancur tak bersisa. oklah waktu itu Ambar menerima keputusannya, mungkin hasil dari shalat Istikharohnya tentang Ambar tak sesuai dengan yang diharapkan. namun pada akhirnya Ambar pun memukan alsan yang sebenarnya dan ya cukup terpukul. merasa tidak hanya di permaikan oleh dia seorang namun oleh keluarganya. bagaimana tidak si DS sudah bertunangan ternyata. kejam, keji, dan pengecut bisa dibilang begitulah. ternyata Ambar hanya dipermainkan. Wow....amazing ya permainannya, hati wanita mana yang takkan tercabik-cabik mengetahui itu semua, saya pun tak habis pikir akan itu semua. sekarang pertanyaannya pantaskah dia dimaafkan mengingat prilaku yang DS lakukan. Ambar itu juga bukan seorang Nabi yang sempurna dalam segala hal. memiliki kesabaran yang super-super sabar, sedangkan kesabaran manusia itu ada batasnya,,,,bagi yang merasa manusia biasa jangan mengelak akan hal itu. bohong banget kalok da yang bilang kesabarannya tak ada batasnya. ya benar sih prilaku sang SURI TAULADAN memang harus dan wajib di tiru akan tetapi manusia diciptakan dengan segala kekurangan yang ada. apa lagi kita bukan manusia pilihan Tuhan, yang bisa sesempurna Nabi Muhammad. dengar.....gak semua laki-laki baik itu tidak akan menyakiti tidak hanya laki-laki sih tapi perempuan juga. be careful in choosing the one whom will u trust much.

Comments
Post a Comment